Top 3 News: Sekolah Dibebaskan Pilih Kurikulum Dalam 2022 Mendatang

Liputan6.com, Jakarta Guna mendorong pemulihan pembelajaran pada masa pandemi Covid-19, ada 3 opsi yg diberikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, & Teknologi (Kemendikbudristek) kepada sekolah-sekolah terkait kurikulum nasional.

Dari 3 opsi tadi, Kemendikbudristek membebaskan pihak sekolah memilih galat satu menurut tiga kurikulum pada 2022 mendatang.

Ada pun ketiga kurikulum itu adalah Kurikulum 2013, Kurikulum Darurat (Kurikulum 2013 yang disederhanakan), dan Kurikulum Prototipe.

Berita terpopuler kedua terkait perkara tabrak lari sampai mengakibatkan tewasnya sepasang remaja pada Jalan Raya Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, dalam 8 Desember 2021.

Usut punya usut, usai melakukan tabrak lari, belakangan timbul dugaan, pelaku membuang jasad keduanya pada Sungai Serayu, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Polisi mengaku pihaknya sudah mengantongi ciri-karakteristik pelaku yg sekarang dalam perburuan.

Berita berdasarkan Banten jua tidak kalah mendapat sorotan menurut pembaca Liputan6.com. Massa buruh datang-datang menggeruduk tempat kerja Gubernur Banten.

Guna penyelidikan, Wahidin Halim memberhentikan sementara Kepala Satpol PP Provinsi Banten, Agus Supriyadi. 

Berikut kumpulan kabar terpopuler selengkapnya di kanal News Liputan6.com sepanjang Kamis, 23 Desember 2021:

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menemukan 1.000 lebih sekolah yang sebagai klaster penularan Covid-19 selama pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas. Nadiem Makarim menyatakan, pihaknya nir ak…1. Kemendikbudristek Bebaskan Sekolah Pilih Kurikulum Mulai 2022Mendikbud Nadiem Makarim (kiri) mengikuti kedap kerja dengan Komisi X DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (16/11/2020). Rapat membahas penilaian program belajar menurut rumah terkait subsidi kuota internet dan gosip-berita kesiapan rekrutmen guru honorer tahun 2021. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) akan membebaskan sekolah buat memilih galat satu menurut 3 pilihan kurikulum pendidikan nasional, mulai 2022 mendatang.

Adapun ketiganya yakni, Kurikulum 2013, Kurikulum Darurat (Kurikulum 2013 yang disederhanakan), & Kurikulum Prototipe.

Kurikulum Prototipe sendiri adalah bagian menurut kurikulum nasional buat mendorong pemulihan pembelajaran di masa pandemi Covid-19. 

Pelaksana Tugas Kepala Pusat Perbukuan Kemendikbudristek, Supriyatno, menyampaikan Kurikulum Prototipe diberikan menjadi opsi tambahan bagi satuan pendidikan buat melakukan pemulihan pembelajaran selama 2022-2024. 

Ia menyebutkan, dalam pengembangan Kurikulum Prototipe, Kemendikbudristek melakukan penyusunan & pengembangan struktur kurikulum, capaian pembelajaran, prinsip pembelajaran, hingga asesmen. 

Selengkapnya…2. 8 Fakta Kasus Tabrak Lari Sepasang Remaja di NagregIlustrasi Kecelakaan (Vladyslav Topyekha/Pixabay).

Sepasang remaja Handi Hariasaputra (18) dan Salsabila (14) diduga menjadi korban tabrak lari pada Jalan Raya Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat dalam 8 Desember 2021.

Namun, jasad keduanya dilaporkan hilang & lalu ditemukan di dua lokasi sungai tidak sama. Jasad Handi ditemukan pada Sungai Serayu, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Sedangkan Salsabila jasadnya ditemukan di muara Sungai Serayu pada 11 Desember 2021.

Polisi pun waktu ini tengah memburu pelaku. Menurut Kepala Satreskrim Polresta Bandung Ajun Komisaris Bimantoro Kurniawan, penyidik sudah mempelajari sebesar 10 saksi terkait korban kecelakaan di tempat Nagreg itu.

“Sebanyak 10 saksi sudah kita periksa termasuk keluarga berdasarkan korban,” ucap Bimantoro, Selasa 21 Desember 2021.

Tak hanya memintai liputan berdasarkan saksi, Bimantoro jua menyebutkan penyidik juga sudah melakukan olah TKP pada Nagreg Bandung, Cilacap, dan Banyumas.

Selengkapnya…3. Buruh Boikot Ruangan Gubernur Banten, Wahidin Halim Berhentikan Sementara Kasatpol PPGubernur Banten, Wahidin Halim

Buntut panjang menurut penggerudukan ratusan buruh ke ruangannya, Gubernur Banten, Wahidin Halim memberhentikan ad interim Kepala Satpol PP Provinsi Banten, Agus Supriyadi dalam Rabu, 22 Desember 2021.

“Kita berhentikan sementara, sambil kita periksa,” istilah Wahidin Halim pada tempat tinggalpribadinya di tempat Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Kamis (23/12/2021).

Dia menegaskan, selama hampir 15 tahun sebagai ketua wilayah, tidak pernah ruang tempat kerja pribadinya diduduki sang masa yg berunjuk rasa. Dengan alasan itu, Wahidin meminta pemeriksaan mendalam terhadap Kepala Satpol PP Provinsi Banten.

Sebab lanjut Wahidin, berdasarkan bukti video dan foto yg dia terima, nir terdapat petugas Satpol PP Provinsi Banten, waktu masa aksi buruh memasuki ruang kerja Gubernur, dalam aksi demonstrasi kemarin.

“Saya dulu (wali kota Tangerang), trantib ada pada ruangan saya, saya pertahankan betul trantib ada pada situ. Tapikan trantib enggak ada, jikalau lihat foto di situ, iya kan. Ini jadi pertanyan kita. Kita periksa kinimereka, kalau internal kita, kenapa enggak ada yang menghalangi, seluruh masyarakat mengecam itu. Tidak boleh masuk misalnya itu,” tuturnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *