PENGOLAHAN BUAH SEGAR UNTUK DIJADIKAN MAKANAN DAN MINUMAN

Pengolahan buah segar ini bertujuan agar penyerapan nutrisi dalam buah dapat lebih optimal, termasuk penyerapan vitamin dan mineral. Buah-buahan mengandung serat, vitamin, dan fruktosa yang mudah diserap oleh tubuh. Dalam pembuatan pengolahan hendaknya perlu memperhatikan keamanan dan kebersihan dalam bekerja serta keindahan dalam pengemasan maupun penyajian. Hal ini dimaksudkan agar dapat menarik bagi konsumen. 

Mengolah buah segar menjadi makanan dan minuman, kita harus memperhatikan hal apa saja yang perlu dilakukan kemudian merencanakan pembuatannya. Perencanaan pembuatannya dengan menghentikan beberapa pilihan rancangan yang timbul dalam pikiranmu. Tuangkan semua pikiran kreatifmu yang berkaitan dengan hal pokok yang ditugaskan dalam bentuk desain rancangan kerja secara tertulis, dapat berupa gambar ataupun skema. Tetapkan hal apa yang akan dibuat, lalu buatlah rencana kerja pembuatan pengolahan secara lengkap sesuai tahapan pembuatan karya. Dalam pembuatan pengolahan hendaknya perlu memperhatikan keamanan dan kebersihan dalam bekerja serta keindahan dalam pengemasan maupun penyajian. Hal ini dimaksudkan agar dapat menarik bagi konsumen.

Agar suatu produk pengolahan berhasil dengan baik perlu memperhatikan tahapan/proses pembuatan pengolahan pangan sebagai berikut.

  1. Perencanaan, kita harus menentukan kapan kita memulai perencanaan yang sudah kita tetapkan dengan memilih ide/gagasan yang ada di dalam pikiran kita. Contoh : Membuat “Rujak Buah dengan bumbu Ulek Gula Jawa Kacang” agar dapat menyegarkan tubuh di saat udara panas. Buah-buahan yang manis dan asam menjadi pilihan agar tubuh terasa segar sehingga membangkitkan selera untuk menyantapnya. 

  2. Pelaksanaan, kita harus pintar dalam memilih buah-buahan yang segar, seperti jeruk bali, nanas, bengkuang, jambu air, kedondong, dan pepaya. Bahan bumbu ulek gula jawa kacang untuk rujak buah: pisang batu, garam, terasi, cabai rawit, kacang tanah, gula jawa, dan air. Setelah itu kita  mempersiapkan bahan (sudah dikupas dan dicuci) dan gula jawa (sudah dicairkan) agar pembuatan rujak lebih cepat

  3. Proses pembuatan, Haluskan bumbu satu per satu: Pisang batu, terasi, garam, cabai dan gula jawa cair ulek hingga halus, kacang tanah goreng jangan diulek terlalu halus agar ada rasa sensasi saat memakannya, ulek seluruh bahan bumbu sampai menyatu. Lalu setelah itu, iris buah satu per satu, seperti bengkuang dan mangga, Nanas dan kedondong, pepaya, jambu air, dan jeruk bali. 

  4. Penyajian dan Pengemasan, Penyajian Rujak Buah dengan bumbu Ulek Gula Jawa Kacang 

  1. Rujak disajikan terpisah dari bumbunya.

  2. Rujak disajikan dengan disiram bumbu gula jawa. Kemudian, 

  3. Siapkan kantong plastik kecil. 

  4. Masukkan bumbu gula jawa ke dalam kantong plastik dan ikat dengan rapi bumbu gula jawa rujak ulek.

  5. Siapkan kertas pembungkus berwarna coklat, bentuklah wadah dan tuangkan buah rujak potong ke dalamnya. 

  6. Lipat dengan rapi, bungkus, dan ikat dengan karet.

Di akhir pembuatan pengolahan bahan pangan buah menjadi makanan, ujilah hasilnya dengan cara mencoba/merasakan makananmu. Jika ada yang kurang sesuai, buatlah catatan evaluasinya sebagai bahan masukan dan bahan perbaikan saat akan membuat makanan olahan bahan lain di lain waktu.

Artikel ini ditulis oleh Haris.