Persija Jakarta Pecat Banuelos Dan Eduardo. Begini Tanggapan Teco

Persija Jakarta Berada dalam Masalah Besar? - Bola Nusantara
source gambar : bolanusantara.com

Pelatih Julio Banuelos Saez dan asisten Eduardo Perez dipecat manajamen Persija Jakarta usai tim berjuluk Macan Kemayoran tersebut ditaklukkan 0-1 oleh Bali United dalam laga lanjutan Liga 1 Indonesia 2019, pada Kamis (19/9/2019).

Usai laga kontra Bali United di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, pada Kamis (19/9/2019), CEO Persija Ferry Paulus berujar bahwa mulai hari ini (19/9/2019), Persija sudah memutuskan untuk memutuskan kerjasama dengan pelatih Julio Banuelos Saez dan asisten pelatih Eduardo. Manajamen Persija sudah berkomunikasi dengan mereka berdua usai pertandingan.

Menurut Ferry, kebijakan pemecatan tersebut diambil setelah manajemen melihat pencapaian skuat Macan Kemayoran yang tidak berkembang sejak ditangani duet Banuelos dan Eduardo yang dimulai sejak Juni 2019.

Untuk informasi lebih lengkap terkait hal itu, simak fakta – fakta menariknya berikut ini !

  1. Persija Sulit Beranjak Dari Zona Bawah Klasemen Liga 1 Indonesia 2019 Sejak Banuelos Direkrut

Sejak Banuelos direkrut untuk menggantikan Ivan Kolev pada Juni 2019, skuat Macan Kemayoran jadi kesulitan beranjak dari zona bawah klasemen Liga 1 Indonesia 2019. Hingga Kamis (19/9/2019), Persija Jakarta masih tetap tertahan di urutan ke-15 klasemen sementara Liga 1 Indonesia 2019.

Dibawah kendali pelatih asal Bulgaria tersebut, Persija Jakarta hanya bisa menang lima kali saja dari 18 laga yang dilakoni, yaitu dua kali menang di Piala Indonesia 2018-2019 dan tiga kali menang di Liga 1 Indonesia 2019.

  1. Sebelumnya Sempat Ada Ultimatum Pemecatan Pada Julio Banuelos Sebelum Laga Liga 1 2019 Kontra PSIS Semarang

Sebelumnya manajemen Persija Jakarta sempat memberikan ultimatum pemecatan kepada Julio Banuelos sebelum laga Liga 1 2019 kontra PSIS Semarang, pada Minggu (15/9/2019). Namun, pada saat itu Persija meraih kemenangan dengan skor 2-1.

Untuk menggantikan Banuelos dan Eduardo, pihak manajemen sudah menyiapkan pelatih pengganti. Kandidatnya yaitu Mustaqim yang merupakan asisten Banuelos di Persija dan Sudirman yang merupakan pelatih Persija U-20. Sementara untuk pelatih permanen, kala itu pihak manajemen belum mengantongi nama, meski memang banyak agen yang sudah menyampaikan usulan.

Ferry yang mewakili klub menyampaikan ucapan terima kasih atas kinerja Banuelos dan Eduardo selama bertugas. Ferry mengakui Banuelos dan Eduardo telah menerapkan metode sepak bola yang baru dan modern. Namun, pihak manajemen menganggap hal itu belum cukup karena Persija juga membutuhkan hasil akhir yang bagus dan butuh menang.

  1. Tanggapan Teco Terkait Pemecatan Banuelos Dan Eduardo

Pelatih Bali United, Stefano Cugurra alias Teco memberi dukungan bagi kebangkitan Macan Kemayoran di Liga 1 Indonesia 2019. Teco mengaku banyak memiliki teman di Persija, dan ia ingin yang terbaik bagi skuat Macan Kemayoran.

Teco sendiri adalah pelatih asal Brasil yang pernah menjadi pelatih skuat berjuluk Macan Kemayoran di musim 2017 dan 2018. Ia masuk dalam kategori juru taktik tersukses di Persija Jakarta setelah memberikan tiga trofi tahun 2018 termasuk juga Liga 1 Indonesia.

Hal itulah yang membuat ia merasa memiliki ikatan batin kuat dengan Persija Jakarta. Teco juga berharap agar skuat berjuluk Macan Kemayoran yang kala itu berada diurutan ke-15 klasemen sementara Liga 1 Indonesia 2019 bisa melalui masa – masa sulit dan kembali bangkit. Menurutnya, Persija Jakarta masih memiliki beberapa pertandingan untuk beranjak dari posisi yang tidak nyaman tersebut.

Sebagaimana diketahui usai dikalahkan 0-1 oleh pemuncak klasemen sementara Liga 1 Indonesia Bali United, Persija Jakarta tertahan di urutan ke-15 atau satu tingkat diatas zona degradasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *